Abstract :
Saat ini Pemerintah sedang berusaha untuk menghilangkan stigma lama yang melekat kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan cara mendorong kinerja pegawai dan mengutamakan pencapaian pada hasil yang dapat terukur dengan jelas. Tentunya hal tersebut harus dilakukan secara serius karena peningkatan kinerja ASN merupakan capaian yang harus dapat dicapai oleh setiap Kementerian dan Lembaga di Indonesia. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang merupakan bagian dari Pemerintahan juga turut serta meningkatkan kinerja pegawai ASN dengan cara menerapkan Reward dan Punishment yang merupakan Faktor penting untuk dapat memotivasi para pagawainya. Latar belakang penelitiaan adalah bagaimana penerapan Reward dan Punishment dalam meningkatkan kinerja ASN di Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menerapankan reward dan punishment kinerja Pegawai di Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf dapat terorganisir dan terpetakan dengan baik dan adil sehingga dapat meningkatkan kinerja ASN pada Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf