Abstract :
Perpustakan sebagai pusat dari arus temu balik informasi memiliki peran penting dalam mewujudkan gerakan literasi di sekolah/madrasah. Literasi merupakan salah satu kebijakan pemerintah. Beragam sekolah menggalakkan kegiatan literasi melalui bergam cara. Perpustakaan adalah mitra dari sekolah/madrasah untuk mewujudkan gerakan berliterasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) apa kegiataan kegiatan pembentukan komunitas baca yang telah dilakukan perpustakaan dalam upaya optimalisasi budaya literasi? dan (2) bagaimana peran perpustakaan dalam upaya optimalisasi budaya literasi melalui kegiatan batulangpro. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) kegiatan pembentukan komunitas baca yang telah dilakukan perpustakaan dalam upaya optimalisasi budaya literasi dan (2) mendeskripsikan peran perpustakaan dalam upaya optimalisasi budaya literasi melalui kegiatan batulangpro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu dengan metode kepustakaan (library research) dan wawancara. Peran yang dihasilkan terdiri dari lima kegiatan komunitas baca dan hasil dari penerapan batulangpro sebagai upaya optimalisasi budaya literasi. Lima kegiatan komunitas baca antara lain adalah berbincang isi buku pada setiap hari Selasa, berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi pentingnya literasi, dan mengundang para sastrawan sebagai motivasi para siswa untuk rajin menulis dan senang dengan dunia literasi. Batulangpro adalah baca, tulis ualang dan produksi. Hasil dari kegiatan ini berupa karya buku. Berdasarkan penelitian ragam dari kegiatan komunitas baca dan batulangpro bisa mengoptimalkan budaya literasi di madrasah.