Abstract :
Aktivitas anak merupakan kunci pokok dari suatu kegiatan belajar. Sementara itu interaksi anak dengan sesuatu benda atau suatu perbuatan yang dilakukan anak merupakan suatu kegiatan yang dapat direkayasa sedemikian rupa sehingga menjadi suatu kegiatan belajar seperti halnya kegiatan menggunting. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran bertujuan meningkatkan kemampuan anak kelas B TK Tunas Ceria 2 Haria agar dapat menggunting pola dalam rangka meningkatkan motorik halus. Metode yang digunakan untuk menganalisa data adalah kualitatif untuk melihat aktivitas anak dan guru, sedangkan data kuantitaif diperoleh melalui hasil kerja anak. Berdasarkan hasil penilaian penerapan pembelajaran dengan topik menggunting pola melalui metode latihan diperoleh hasil sebagai berikut; Pencapaian perkembangan anak meningkat dari yang sebelumnya 56,25% pada siklus 1 menjadi 81,25% pada siklus 2. Keaktifan siwa dalam kegiatan pengembangan siklus 1 sebesar 81,25% meningkat menjadi 100% pada siklus 2, dan kegiatan guru dalam mengelola pembelajaran siklus 1 memperoleh nilai 78, meningkat menjadi 86,67 pada siklus 2.