Abstract :
Pelajaran mengarang sebenarnya sangat penting diberikan kepada murid untuk melatih menggunakan bahasa secara aktif. Disamping itu pengajaran mengarang di dalamnya secara otomatis mencakup banyak unsur kebahasaan termasuk kosa kata dan keterampilan penggunaan bahasa itu sendiri dalam bentuk bahasa tulis. masalah dalam penelitian ini adalah: Siswa kurang tertarik belajar bahasa Indonesia khususnya dalam hal mengarang, Hasil belajar siswa masih rendah, Pembelajaran di kelas terlalu dikuasai oleh guru. penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode Belajar Tuntas pada siswa kelas VI SDN 02 Jagang Kecamatan Blambangan Pagar Kabupaten Lampung Utara Tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini bertempat di SDN 02 Jagang. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas VI SDN 02 Jagang Kecamatan Blambangan Pagar berjumlah 17 orang. Dari penelitian yang telah dilakukan di dapatkan bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sebelum penelitian hanya berjumlah 10 siswa (58,82%), Siklus I berjumlah 14 siswa (82,35%), Siklus II berjumlah 16 siswa (94,12%). Penelitian tindakan kelas dalam rangka pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia perlu peningkatan secara terus menerus dengan mengelola variabel-variabel berbentuk proses pembelajaran yaitu faktor individu guru, faktor individu siswa, faktor organisasi sekolah, faktor lingkungan dan factor proses yakni interaksi guru, siswa dan sarana penunjang lainnya.