Abstract :
Keterampilan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru. Keterampilan ini hanya bisa dikuasai dengan menguasai konsepnya dan melakukan banyak latihan. Tanpa penguasaan yang mantap terhadap kemampuan tersebut tentu ilmu-ilmu yang lain tidak dapat dikuasai. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran membaca pemahaman dirancang dalam bentuk Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun dengan berpedoman kepada Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP). Proses pembelajaran membaca pemahaman menggunakan empat tahap, yaitu belajar tim, presentasi kelas, kuis individual, dan penghargaan tim. Evaluasi hasil yang dilaksanakan, yaitu terlihat dari kemampuan anak dalam menemukan ide pokok, kalimat penjelas, dan kata kunci. Penelitian ini mengungkapkan bahwa hasil tes siklus I nilai rata-rata membaca pemahaman siswa adalah 73,5 dan pada siklus II nilai rata-rata membaca pemahaman siswa adalah 91,5. Hasil tes menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Dari hasil penelitian terungkap bahwa keberhasilan guru dalam pembelajaran ditentukan oleh metode STAD yang direncanakan dengan persentase pada siklus I adalah 73,5% dan pada siklus II adalah 91,5%.