Abstract :
Di SD Negeri 26 Prabumulih, metode pembelajaran yang abstrak digunakan untuk mengajar matematika. Peserta didik lebih banyak belajar melalui ceramah, latihan, dan tanya jawab. Akibatnya, peserta didik menjadi pasif saat belajar di kelas dan sulit memahami apa yang diajarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman dan hasil belajar peserta didik tentang pelajaran matematika statistika materi penyajian data dalam diagram batang di kelas IV SD Negeri 26 Prabumulih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bahwa kegiatan di kelas dalam pelajaran matematika memiliki makna bagi peserta didik dan dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik serta mencapai tujuan pembelajaran yang diberikan. Pendidikan Matematika Realistik adalah model pembelajaran yang menekankan pada konseptualisasi dalam pengajaran dan mengharapkan peserta didik menjadi peserta didik yang paham dalam belajar di kelas. Penelitian ini adalah kegiatan penelitian tindakan kelas yang menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Ini dilakukan dengan alat seperti tes, observasi, dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara apa yang dipahami peserta didik tentang apa yang mereka pelajari dan hasil belajar mereka. Selain itu, penggunaan model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini memungkinkan pencapaian target yang diinginkan. Pada kegiatan siklus I, persentase ketuntasan hasil belajar rata-rata 46,87%; pada kegiatan siklus II, persentase ketuntasan hasil belajar meningkat 90,63%.