Abstract :
Sesuai hasil refleksi awal di SD Negeri 01 Tekorejo di dapatkan bahwa banyak siswa tidak memahami pelajaran, siswa banyak yang ribut, nilai ulangan harian siswa masih banyak yang mendapatkan nilai dibawah KKM 70. Dari 20 siswa kelas V SDN Tekorejo, hanya 5 siswa (25%) yang tuntas KKM 70, sedangkan 15 siswa (75%) belum tuntas KKM. Setelah dianalisis penyebab masalah tersebut adalah guru kurang kreativ dalam melakukan pembelajaran IPA serta kurangnya penggunaan media pembelajaran. Kelas yang digunakan dalam penelitian adalah kelas V dengan jumlah siswa 20 siswa dengan 9 siswa laki-laki, dan 11 siswa perempuan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelas. Menghitung rata-rata kelas merupakan metode yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa karena memungkinkan untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar siswa. Kesimpulan yang ditarik dari penelitian dan pembahasan tersebut adalah teknik permainan puzzle dapat meningkatkan hasil belajar saintifik siswa kelas V SD Negeri 01 Tekorejo yang mempelajari sistem pencernaan manusia. Rata-rata dan proporsi siswa yang menyelesaikan setiap siklus menjadi buktinya. Rata-rata pada pra siklus adalah 66,7, dan 25% dari siklus selesai. Pada siklus I rata-rata 74,7 dan 65% siklus selesai. Rata-rata untuk siklus II adalah 80,7 dengan tingkat penyelesaian 95%.