Abstract :
Abstrak: Kendala saat ini yang terjadi dalam proses pembelajaran yaitu lemahnya sistem pengelola kelas ketika proses pembelajaran berlangsung. Selama pembelajaran, kurangnya motivasi siswa didorong dalam mengembangkan kemampuan berpartisipasi aktif. Dalam kelas, fokus utama pembelajaran adalah pada kemampuan siswa untuk memahami dan menerapkan informasi, bukan sekadar menghafalnya.. Proses pembelajaran seperti ini cenderung memaksa siswa hanya mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa diberi pemahaman yang mendorong siswa aktif. Pemahaman yang rendah membuat siswa kesulitan dalam mengaplikasikan dalam kehidupan. Pembelajaran kooperatif adalah salah satu bentuk pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan kecakapan akademik sekaligus keterampilan sosial ketika proses pembelajaran. Pembelajaran kooperatif adalah pendekatan belajar di mana sekelompok siswa dengan kemiripan tertentu bekerja bersama untuk saling mendukung dalam memahami materi pelajaran. Pembelajaran ini dianggap belum selesai jika masih terdapat siswa di dalam kelompok yang belum memahami sepenuhnya materi tersebut. Dalam penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif, peneliti menggunakan sejumlah mekanisme untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, berdasarkan data yang telah dikumpulkan oleh peneliti. Penerapan model pembelajaran tersebut dapat menjadikan siswa cepat tanggap dalam menyelesaikan masalah, siswa memilki sikap kerjasama, saling berinteraksi dalam kelompok, serta siswa dengan guru.