Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui media loose parts. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dan mengumpulkan data berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini sebanyak 14 anak kelompok B1 di TK Nurul Iman Kab.Malinau. Hasil akhir dari penelitian ini terdiri dari dua siklus, yang masing-masing siklus terdiri dari satu pertemuan. Indikator keberhasilan apabila 75% anak mengalami ketuntasan belajar tentang motorik halus melalui media loose parts. Berdasarkan hasil dari tes keterampilan motorik halus anak menggunakan biji-bijian pada siklus I yang memberikan hasil Berkembang Sangat Baik (BSB) dapat diketahui 2 anak ( 14%), Berkembang Sesuai Harapan (BSH) ada 1 anak ( 7%), Mulai Berkembang (MB) diketahui ada 3 anak (20 %) dan Belum Berkembang (BB) ada 8 anak (50 %) dan pada siklus II yang memberikan hasil Berkembang Sangat Baik (BSB) dapat diketahui 7 anak ( 50%), Berkembang Sesuai Harapan (BSH) ada 5 anak (35%), Mulai Berkembang (MB) diketahui ada 2 anak ( 14%) dan Belum Berkembang (BB) tidak ada (0%). Tanggapan pada setiap siklus selalu mengalami peningkatan.