Abstract :
ABSTRAKPenelitian ini di latar belakangi oleh permasalahaan rendahnya kemampuan membaca nyaring pelajaran Bahasa Indonesia di MI Manbaul Ulum Mojopurogede. Kebanyakan siswa masih membaca dengan monoton, tanpa memperhatikan teknik-teknik membaca nyaring dengan baik (seperti: lafal intonasi, tanda baca, jeda, dan lain sebagainya). Jika masalah tersebut tidak segera ditangani, maka siswa akan mengalami kesulitan untuk mempelajari aspek-aspek berbahasa yang lain seperti menyimak, berbicara, dan menulis. Selain itu, siswa juga akan mengalami kesulitan dalam memahami suatu bacaan. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan penggunaan media cerita bergambar untuk di terapkan kepada siswa. Tujuan dari penilitian ini adalah ingin mengetahui apakah penggunaan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring pada siswa Kelas 3A MI Manbaul Ulum Mojopurogede. Dalam penelitian tindakan kelas ini akan menggunakan model penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart yaitu menggunakan siklus sistem spiral. Penelitian di laksanakan dalam dua siklus yang masing ? masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan penilaian tes unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I nilai rata-rata peserta didik hanya 56 dengan nilai tuntas 10 peserta didik dan yang belum tuntas 10 peserta didik. Sedangkan pada siklus II nilai naik menjadi 62 dengan nilai tuntas 16 peserta didik dan nilai belum tuntas 4 peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring pada peserta didik kelas 3A MI Manbaul Ulum Mojopurogede.