Abstract :
pandemi covid-19 ini membuat tantangan baru terhadap pemerintah terkait pengelolaan birokrasi. birokrasi yang harus tetap terpenuhi dalam kondisi apapun karena menyangkut kepentingan pelayanan publik. permasalahan covid-19 juga menjadi masalah di Bangka Belitung, penyebaran covid-19 di Bangka Belitung ini berpusat di Pangkalpinang yang merupakan ibukota Bangka Belitung. walaupun ruang gerak yang terbatas dikarenakan banyak aturan yang dikeluarkan selama pandemi covid-19 seperti mengenakan protokol kesehatan dan pembatasan interaksi masyarakat tetap berhak mendapatkan pelayanan publik. hal ini dapat dilakukan menggunakan layanan elektronik ataupun dalam jaringan. banyak hal yang berubah dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru, yang mana masyarakat harus tetap beraktivitas dalam kondisi pandemi covid-19 yang berubah menjadi kebiasaan baru atau new normal. dalam penulisan ini menggunakan penulisan metode deskriptif kualitatif yang menggunakan jenis penelitian kepustakaan. hasil penelitian mengatakan bahwa terdapat perubahan dalam birokrasi. perubahan ini terjadi dikarenakan banyak aturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah seperti menerapkan protokol kesehatan, psbb, wfh dan wfo dalam mencegah penyebaran covid-19. kemudian adanya kebiasaan baru yang diadaptasi selama masa pandemi yakni new normal.