Abstract :
ABSTRAK Hasil belajar mata pelajaran PKn kelas III SD Negeri 4 Begadung yang kurang memuaskan mengakibatkan banyak peserta didik belum mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang menjadi tolak ukur kelulusan peserta didik dalam menempuh suatu mata pelajaran. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran yang masih konvensional, maka dari itu guru perlu mengembangkan proses pembelajaran dengan menarik seperti model cooperative learning. Model cooperative learning adalah model pembelajaran yang menggunakan bantuan teman sebaya dalam proses belajar, biasanya guru membentuk kelompok-kelompok kecil dengan kemampuan yang berbeda-beda ataupun berpasangan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa pada pelajaran PKn dari Pra Siklus, Siklus 1, dan Siklus 2. Pada Pra Siklus hanya 3 anak (15%) siswa yang mencapai KKM, pada Siklus 1 terdapat 9 anak (45%) yang telah mencapai KKM. Pada Siklus 2 mengalami peningkatan menjadi 18 anak (90%) yang telah mencapai KKM .