Abstract :
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui seberapa evektiv dari proses belajar berbasis online atau yang sering kita sebut dengan daring di tingkat sekolah dasar. Penelitian yang digunakan adalah jenis deskriptif kualitatif, siswa sebagai subyeknya dan kondisi mental peserta didik sebagai obyek penelitian. Data yang dikumpulkan melalui tehnik wawancara serta dokumentasi. Reduksi data, penyajian data, kesimpulan atau validasi serta analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Setelah melakukan survei, terdapat banyak nilai plus dan minus dari pembelajaran berbasis online. Hasil dari penelitian ini antara lain; Kendala yang sering dialami dalam prmbelajaran berbasis online, yaitu; (a) Sarana dan prasarana dalam mendukung proses pembelajaran berbasis online atau daring, (b) Pemahaman teknologi dalam proses pembelajaran berbasis online atau daring, (c) Kurangnya ketertarikan dalam pembelajaran berbasis online atau daring. Pembelajaran berbasis mempunyai kelebihan, yaitu; (a) Pembelajaran berbasis online memiliki waktu dan tempat yang sangat fleksibel, (b) Meningkatkan kesempatan berlajar siswa di rumah, (c) Siswa dapat mengembangkan keterampilan dengan baik jika di rumah, (d) Siswa mempunyai kesempatan dalam menambah pengetahuan serta wawasan, (e) Melatih kemandirian siswa, serta belajar akan IPTEK, dll.