DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 02 DI SD BAITURROHMAN GRIYA MANGLI INDAH JEMBER
Total View This Week0
Institusion
Universitas Terbuka
Author
LILIK NUR CHALIMAH
Subject
110 PGSD - S1 
Datestamp
2023-12-11 09:13:54 
Abstract :
Abstrak Keterampilan berbicara sangat penting dalam kehidupan sebagai media komunikasi lisan yang efektif. Keterampilan berbicara di SD merupakan inti dari proses pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Keterampilan berbicara siswa SD Baiturrohaman Griya Mangli Indah Jember kurang mendapat perhatian. Pembelajaran Bahasa Indonesia selama ini menggunakan metode konvensional, ditekankan pada keterampilan menyimak, membaca, dan menulis, sehingga tidak jarang terdapat murid yang tidak bisa menyampaikan pesan/informasi dalam bahasa lisan secara baik, karena merasa malu; akibatnya Bahasa Indonesia menjadi sesuatu yang membosankan bagi siswa. Rumusan masalah peneliti ini: 1) Bagaimana pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Baiturrohman? Apakah metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa SD Baiturrohman Kelas 2?. Tujuan penelitian ini: 1) untuk mengetahui pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Baiturrohman; 2) Peran metode bermain peran dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa SD Baiturrohman Kelas 2.Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Agar penelitian ini berjalan dengan baik maka peneliti membuat tahapan sebagai berikut: 1) Perencanaan tindakan, 2) Pelaksanaan pre test, 3) Pelaksanaan Tindakan, 4) Pelaksanaan post test, 5) Refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 2 SD Baiturrohman yang berjumlah 25 siswa.Hasil penelitian ini bahwa: 1) Kemampuan siswa dalam berbicara masih rendah. Siswa kurang berminat dalam kegiatan berbicara, karena kemampuan berbicara siswa kurang. Mereka terlihat tegang dan takut ketika harus berbicara di depan kelas. 2) Setelah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan metode bermain peran dari siklus 1, terlihat peningkatan kemampuan siswa meskipun belum maksimal. Selanjutnya dilanjutkan dengan siklus 2 dengan menjadikan bermain peran lebih menyenangkan. Hasil dari siklus 2 menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berbicara siswa. Nilai yang didapatkan lebih tinggi daripada nilai siklus 1. 

Institution Info

Universitas Terbuka