Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan meronce pada anak PAUD RAEDAHI. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Subjek penelitian ini yaitu anak Kelompok B PAUD RAEDAHI, sejumlah 11 anak. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus. Pengumpulan data akan dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan meronce yang dilakukan dengan menggunakan manikmanik berukuran besar, sedang, kecil dan mengambil biji-bijian dengan dua jari yang dilakukan berulang-ulang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus. Peningkatan dapat dilihat pada hasil penelitian. Pada kondisi awal kriteria sangat kurang sejumlah 7 anak (64%), kurang sejumlah 0 (0%), cukup sejumlah 1 anak (9%), dan baik sejumlah 3 anak(27%). Setelah dilakukan tindakan pada siklus I hasilnya pada kemampuan motorik halus melalui kegiatan meronce mengalami peningkatan yang dapat diilihat yaitu untuk kriteria sangat kurang sejumlah 2 anak (19%), kurang sejumlah 5 anak (45%), cukup sejumlah 0 anak (0%), dan baik sejumlah 4 anak(36%). Pada siklus II meningkat padakriteria baik sejumlah 9 anak (82%), cukup sejumlah 2 anak (18%) dan kriteria kurangdan sangat kurang sejumlah 0 anak (0%). Penelitian ini dihentikan sampai siklus IIkarena sudah memenuhi kriteria indikator keberhasilan.