Abstract :
Karya ilmiah ini mencoba untuk mengangkat tingkat toleransi masyarakat lokal Kota Tegal terhadap etnis Tionghoa sehingga menghasilkan lingkungan yang harmonis bertoleransi, serta mengetahui pola komunikasi baik verbal maupun non verbal yang terjadi di lingkungan daerah Pecinan (sekitaran jalan Veteran dan Gurami). Karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif. Penulis mengambil data melalui observasi, wawancara dan telaah dokumen. Hasil dari analisis ini dapat menjadi contoh yang dapat ditiru dan bukti nyata bahwa sebagai masyarakat Indonesia, Kita semua wajib mentoleransi, menghargai serta mengapresiasi setiap perbedaan yang hadir di lingkungan kita.