Abstract :
ABSTRAK
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS HEMIPARESE
DEXTRA POST CVA HEMORAGIC DENGAN MENGGUNAKAN
INTERVENSI TERAPI LATIHAN
Latar Belakang : Cerebro Vascular Accident (CVA) atau Stroke adalah
gangguan akut dari perfusi atau pembuluh darah otak. Cerebro Vascular Accident
(CVA) adalah penyebab utama kecacatan orang dewasa di seluruh dunia. Oleh
karena itu, penting untuk mengenali stroke sejak dini dan mengobatinya dengan
cepat untuk mencegah atau meminimalkan morbiditas dan mortalitas. Berdasarkan
patologi anatomi dan penyebabnya, stroke dibagi menjadi 2 yaitu CVA hemoragic
dan CVA Ischemic (Non Hemoragic). Masalah-masalah yang timbul akibat Stroke
yaitu, adanya kelemahan otot pada bagian anggota gerak tubuh yang terkena,
adanya gangguan keseimbangan, adanya gangguan postur, adanya gangguan
pernafasan, adanya atrofi, adanya gangguan kemampuan fungsional.Permasalahan
tersebut dapat ditangani oleh fisioterapis. Peran Fisioterapis pada penanganan post
CVA hemoragic adalah memperbaiki permasalahan gerak yang terkait dengan
fungsional pada kondisi CVA atau Stroke.
Tujuan: Mengetahui penatalaksanaan Fisioterapi pada kasus Hemiparese Dextra
Post CVA Hemoragic Dengan Menggunakan Intervensi Terapi Latihan (Free
active movement, Resisted active movement, PNF dan Metode Bobath)
Metode: Dalam kasus Hemiparese Dextra Post CVA Hemoragic menggunakan
intervensi Terapi Latihan (Free active movement, Resisted active movement, PNF
dan Metode Bobath)
Hasil: Setelah dilakukan terapi selama 6 kali, didapatkan hasil nilai otot dengan
MMT (Manual Muscle Testing) ada peningkatan pada regio Shoulder, Elbow,
Wrist dan Ankle, pengukuran lingkup gerak sendi (LGS) dengan Range Of Motion
(ROM) ada Peningkatan pada regio Shoulder, Elbow, Wrist dan Ankle,, nilai
aktifitas fungsional dengan Indeks Barthel ada peningkatan.
Kesimpulan: Terapi Latihan (Free Active Movement, Resisted Active Movement,
PNF, dan Metode Bobath) dapat meningkatkan lingkup gerak sendi (LGS),
meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan Activity Daily Living (ADL).
Kata Kunci: Hemiparese post CVA (Cerebro Vascular Accident) dan Terapi
Latihan (Free Active Movement, Resisted Active Movement, PNF, dan Metode
Bobath).