Abstract :
ABSTRAK
Devi Yuniarti 2021. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Peer Group
Terhadap Kemampuan Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri
(SADARI) Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Karangbinangun.
Skripsi Program Studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah
Lamongan. Pembimbing (1) Arifal Aris, S.Kep., Ns., M.Kes (2) Dadang
Kusbiantoro, S.Kep., Ns., M.Si.
Selama ini kemampuan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada
remaja putri masih sangat rendah disebabkan kurangnya informasi tentang
SADARI. Pendidikan kesehatan metode peer group merupakan salah satu cara
untuk meningkatkan kemampuan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh
Pendidikan Kesehatan Metode Peer Group terhadap Kemampuan Melakukan
Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri.
Desain penelitian yaitu True Experiment dengan pendekatan Pretest Posttest
Control Group Design. Populasi 146 siswi kelas XI, sampel diambil 106 siswi
kelas XI dan dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan dan kontrol yang diambil
dengan teknik Simple Random Sampling. Data diambil menggunakan lembar
observasi dan Uji Wilcoxon.
Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapatkan bahwa sebelum dan sesudah diberikan
peer group pada kelompok perlakuan nilai Sig. p = 0,000. Pada kelompok kontrol
dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai Sig. p = 0,000 dimana p <
0,05 maka terdapat pengaruh pendidikan kesehatan metode peer group terhadap
kemampuan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja
putri di SMA Negeri 1 Karangbinangun tahun 2021.
Berdasarkan penelitian di atas, maka metode peer group menjadi salah satu
alternatif yang paling efektif dan direkomendasikan dalam meningkatkan
kemampuan.
Kata kunci: Pendidikan Kesehatan, Metode Peer Group, Kemampuan, SADARI