Abstract :
ABSTRAK
Sari, Trifiana Kartika. 2021. Pengaruh Terapi Musik K-Pop Terhadap Tingkat
Depresi Pada Remaja Komunitas K-Pop di Kabupaten Lamongan. Skripsi
Progam Studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Pembimbing (1) Hj. Siti Sholikhah, S.Kep., Ns., M.Kes (2) Moh. Saifudin,
S.Kep., Ns., S.Psi., M.Kes
Usia remaja lebih rentan akan terjadinya depresi, pada usia ini seseorang akan
menghadapi tugas dalam setiap perkembangannya karena depresi pada remaja akan
mengancam keselamatan jiwa, depresi yang tidak ditangani dapat meningkatkan
risiko percobaan bunuh diri. Perasaan kesepian dan ketidakberdayaan adalah faktor
yang sangat besar seseorang melakukan bunuh diri. Orang yang menderita depresi
kadang-kadang merasa begitu putus asa sehingga mereka benar-benar
mempertimbangkan untuk membunuh dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah
Menganalisis Pengaruh Terapi Musik K-Pop Terhadap Tingkat Depresi pada
Kalangan Remaja di Wilayah Lamongan.
Desain penelitian ini menggunakan metode True Eksperimen dengan pendekatan
Pretest-Postest Control Group. Populasi sebanyak 132 remaja, menggunakan teknik
Purpossive sampling didapatkan sebanyak 98 remaja. Data penelitian ini diambil
menggunakan kuesioner DASS. Setelah ditabulasi data yang dianalisis dengan
menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat kemaknaan p=<0,05.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberi perlakuan dari 98 remaja hampir
sebagian (40%) mengalami depresi berat. Setelah diberikan perlakuan lebih dari
sebagian besar (75%) tidak mengalami depresi berat (sedang). Berdasarkan hasil
diatas dengan nilai signifikasi p sign = 0,000 dan nilai Z= -5.397.
Artinya ada pengaruh terapi musik K-Pop berpengaruh dalam menurunkan tingkat
depresi pada remaja komunitas K-Pop di Kabupaten Lamongan.
Untuk mengatasi masalah depresi, salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah
dengan menggunakan terapi musik K-Pop.
Kata kunci: Musik Kpop,Tingkat Depresi, Remaja