Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
RIZKY, DEBY NOVITASARI PUTRI
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2020-03-14 04:20:51
Abstract :
ABSTRAK
Penyakit demam tifoid (thypus abdominalis) merupakan penyakit infeksi
akut pada usus halus yang disebabkan oleh Salmonella thyposa dan hanya
terdapat pada manusia. Biaya yang dikeluarkan negara karena sakit demam tifoid
diperkirakan mencapai total 60 juta USD/tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah
Untuk mengetahui Cost-effectiveness Antibiotik pada Penderita Demam Tifoid di
Instalasi rawat Inap RSUD Dr. Soegiri Lamongan.
Metode pengumpulan data secara retrospektif menggunakan data sekunder,
data yang diambil untuk penelitian yaitu data periode bulan Agustus hingga
Desember 2018. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai ACER dari seftriakson i.v adalah
778, nilai ACER dari sefotaksim i.v adalah 229, dan nilai ACER dari seftriakson
merk. T i.v adalah 20.645, hal ini menunjukkan bahwa antibiotik sefotaksim
merupakan pilihan terapi demam tifoid yang paling cost effective. Penerapan
kajian farmakoekonomi dilakukan untuk memilih dan menjalankan program atau
pengobatan yang memiliki efektivitas-biaya paling tinggi.
Kata Kunci : Demam Tifoid, Cost-effectiveness Analysis