Abstract :
ABSTRAK
Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut pada saluran pencernaan yang
disebabkan oleh Salmonella typhi. Demam tifoid dapat diterapi menggunakan
antibiotik. Antibiotik merupakan obat utama yang digunakan untuk mengobati
penyakit ini, penggunaan antibiotik yang tidak tepat menyebabkan obat tidak
efektif dan merugikan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran
dan mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien anak demam tifoid di
Instalasi Rawat Inap Puskesmas Turi Lamongan.
Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, populasinya
adalah seluruh pasien anak demam tifoid di Puskesmas Turi Lamongan pada
bulan januari-desember 2019 dengan teknik sampling Total Sampling.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik 100%
tepat obat, 95,7% tepat dosis dan 94,3% tepat interval waktu. Dari data diatas
menunjukkan 90% penggunaan obat rasional dan 10% penggunaan obat belum
rasional. Pengobatan yang tidak rasional dapat menyebabkan pengobatan menjadi
tidak optimal dan kurang tercapainya efek yang diharapkan.
Kata kunci :Demam Tifoid, Antibiotik