Abstract :
ABSTRAK
Siti Fadhilah, 2017
Hubungan ketepatan terapi oksigen dengan perubahan SPO2 pada pasien CKD di
Ruang ICU RSUD dr. Soegiri Lamongan.
Pembimbing (1) Virgianti Nur Faridah, S.Kep.Ners., M.Kep. (2) Farida Juanita,
S.Kep.Ners.,M.Kep.
Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan fungsi ginjal yang mengalami
kerusakan secara irreversible, tubuh juga tidak mampu menjaga metabolisme dan
menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, dan azotemia. Pasien CKD bisa
mengalami sesak nafas. Tujuan penelitian ini adalah hubungan ketepatan terapi
oksigen dengan perubahan SPO2 pada pasien CKD di Ruang ICU RSUD dr.
Soegiri Lamongan.
Desain pada penelitian ini adalah Korelational dengan pendekatan cross sectional,
populasi pada penelitian ini adalah semua pasien dengan besar sampel 28 orang
yang memenuhi kreteria inklusi. Metode sampling yang digunakan adalah tehnik
Simple Random sampling, instrumen menggunakan ceklist SPO dan lembar
observasi, dilakukan Uji Spearman yang dihitung dengan komputer program
SPSS Versi 16,0
Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien ketepatan terapi oksigennya
tepat yaitu 19 (67,9%), sebagian pasien mengalami peningkatan nilai SPO2 yaitu
20 (71,4%), sebagian besar responden menerima tindakan operasi yaitu 21 (75%),
Hasil uji spearman didapatkan rs = 0,411 dan p = 0,030 maka H1 diterima artinya
terdapat hubungan pengetahuan tentang fraktur dengan pengambilan keputusan
tindakan operasi fraktur di IGD RSUD dr. Soegiri Lamongan, Hasil uji spearman
didapatkan rs = 0,411 dan p = 0,030 maka H1 diterima artinya terdapat hubungan
ketepatan terapi oksigen dengan perubahan SPO2 pada pasien CKD di Ruang ICU
RSUD dr. Soegiri Lamongan.
Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan ketepatan terapi oksigen dengan
perubahan SPO2. Pada penelitian ini ditujukan pada pihak rumah sakit dan
ruangan perawatan untuk meningkatkan mutu pelayanan dengan cara
meningkatkan program seminar, pelatihan dan pendidikan ke jenjang yang lebih
tinggi.
Kata Kunci : CKD, SPO2