Abstract :
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA). Terdapat 20.000 jenis
tumbuhan obat dimana 1.000 jenis tumbuhan telah didokumentasi dan 300 jenis telah dimanfaatkan
sebagai obat tradisional. Studi etnomedisin adalah cara yang digunakan untuk mendokumentasikan
pemanfaatan tumbuhan obat oleh berbagai etnis dengan metode penelitian yang dapat diterima secara
ilmiah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui jenis tanaman, bagian yang digunakan, cara
penyajian serta penggunaan tumbuhan obat sebagai antipiretik dan antidiare pada masyarakat Desa
selacai dan Desa Selamanik Kabupaten Ciamis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang
bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara kepada informan penelitian dengan metode
snowball sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tumbuhan yang
paling banyak digunakan sebagai antipiretik adalah bawang merah dan diare adalah jambu biji. Family
yang paling banyak digunakan untuk demam dan diare adalah sama-sama Zingiberaceae, bagian yang
paling banyak digunakan adalah sama-sama menggunakan daun, cara penyajian yang paling banyak
digunakan untuk demam adalah ditumbuk sedangkan untuk diare direbus serta cara penggunaan yang
paling banyak digunakan untuk demam adalah dibalurkan ke seluruh tubuh sedangkan untuk diare
dengan cara diminum.
Kata Kunci : etnomedisin, demam, diare