Abstract :
Judul ini diangkat bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman
dari anggota jemaat akan makna dari filosofi to ma'rapu tallang tersebut yang di
dalamnya terdapat persekutuan baik antar sesama rumpun keluarga maupun
jemaat dan bagaimana menciptakan keharmonisan antar sesama rumpun keluarga
sehingga dari dalamnya tercipta kasih persaudaraan yang tidak akan pernah
lekang oleh waktu.
Dalam merampungkan karya tulis ini, metode yang digunakan penulis
adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
melalui observasi dan wawancara dengan teknik analisis melalui reduksi dan
interpretasi data. Jumlah informan yang menjadi narasumber adalah delapan orang
warga jemaat Komba. Setiap informan penulis wawancarai dan dari hasil
wawancara tersebut kemudian membantu penulis untuk menganalisis akan setiap
jawaban informan.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pemahaman
warga jemaat Komba akan makna filosofi To Ma'rapu Tallang. Dari hasil
penelitian yang penulis lakukan diketahui bahwa anggota jemaat memahami
bahwa To Ma'rapu Tallang ialah rumpun keluarga yang tercipta melalui ikatan
rara buku (darah daging) yang tidak akan terpisahkan satu dengan yang lain.
This title is intended to find out how the congregation?s understanding of
the meaning of the philosophy to ma?rapu tallang is in which there is a good
fellowship between family members and congregations and how to create
harmony between family groups so that from there a brotherly love will never be
created timeless.
In completing this paper, the method used by the author is a qualitative
research method. Data collection techniques are carried out through observation
and interviews with analytical techniques through data reduction and
interpretation. The number of informants who were the speakers was eight people
from the Komba congregation. Each interviewee writer informant and from the
results of the interview the helped the writer to analyze each informant?s answer.
This research is intended to fmd out how the Komba congregation
understands the meaning of the philosophy of To Ma?rapu Tallang. From the
results of the research that the authors did, it was known that members of the
congregation understood that To Ma?rapu Tallang was a family group created
through the bond of rara buku (blood of flesh) which would not be separated from
one another.
ii