Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ivan Martua Sianturi, 1811604037
Intan Mutiara Putri, S.ST., M. Keb
Maulidah, S.Kep, Ns., M.,Kep
Subject
RT Nursing
Datestamp
2023-07-21 06:41:11
Abstract :
Latar Belakang: Tindakan spinal anestesi merupakan suatu tindakan untuk
menegakkan diagnosis ataupun untuk kesembuhan suatu penyakit, cidera atau cacat
serta untuk mengobati penyakit ketika dengan obat sederhana tidak bisa sembuh.
Ketidaktahuan dan rendahnya tingkat pengetahuan pasien tentang pentingnya
mobilisasi pasca operasi menjadi salah satu faktor penghambat pelaksanaan
mobilisasi.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap
pengetahuan pasien tentang mobilisasi pasca spinal anestesi.
Metode: Metode penelitian menggunakan pre-experimental design tipe one group
pretest-posttest (tes awal ? tes akhir kelompok tunggal). Pelaksanaan penelitian
tanggal 07 Febaruari 2022 ? 25 Februari 2022. Populasinya adalah pasien spinal
anestesi yang dirawat di Ranap 1 (satu) Rumah Sakit Ibu Dan Anak Mitra Plumbon
Majalengka yaitu sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik
purposive sampling sebanyak 34 orang. Analisis data menggunakan uji wilcoxon.
Hasil : Pengetahuan responden pre spinal anestesi sebagian besar memiliki
pengetahuan kurang sebanyak 22 responden dengan persentase (64,7%).
Pengetahuan responden pasca spinal anestesi sebagian besar memiliki pengetahuan
cukup sebanyak 16 responden dengan persentase (47,1%). Hasil penelitian dengan
uji Wicolxon menunjukkan adanya pengaruh antara penyuluhan terhadap
pengetahuan pasien tentang mobilisasi pasca spinal anestesi (p = 0,000).
Simpulan : Pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan sebagian besar
memiliki pengetahuan kurang (64,7%) dan Pengetahuan responden setelah
dilakukan penyuluhan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup (47,1%).
Saran : Penata anestesi diharapkan dapat mengisi indeks massa tubuh pada lembar
observasi dan mempertimbangkan indeks masa tubuh dalam pemantauan kondisi
pemulihan kesadaran pasien post general anestesi terutama pada pasien dengan
indeks massa tubuh gemuk yang beresiko mempunyai waktu pulih sadar lebih
lama.