Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Veni Viranda, 1811604047
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Ririn Wahyu Hidayati, S.ST., M.KM
Subject
RT Nursing
Datestamp
2023-07-21 08:15:39
Abstract :
Latar Belakang: Anestesi umum adalah tindakan yang menghilangkan rasa nyeri
secara sentral serta hilangnya kesadaran dan menyebabkan amnesia namun akan segera
pulih kembali ketika efek anestesinya hilang. Anestesi umum dengan teknik inhalasi
dapat menyebabkan komplikasi selama intra anestesi, Salah satu komplikasi yang
muncul pada fase intra anestesi adalah Hipersekresi mukus, penurunan Saturasi
oksigen, Bronkospasme.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perokok dengan
komplikasi jalan nafas selama intra anestesi pada pasien dengan anestesi umum di
instalasi bedah rumah sakit Pku Muhammadiyah Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain
deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan sasaran populasi dalam
penelitian ini adalah semua pasien yang dilakukan tindakan anestesi umum teknik
LMA dan ETT dengan riwayat perokok pasif dan perokok aktif dengan usia 17-60
tahun di RS Pku Muhammadiyah pada bulan februari sampai maret 2022.
Hasil: Analisa data dari hasil karakteristik responden berjenis kelamin laki?laki yaitu
36 responden (54,5%). berdasarkan jenis Anestesi Umum kategori ETT 43 responden
(65,2%). Berdasarkan agen inhalasi sevoflurane 59 responden (89,4%). Hipersekresi
42 responden (63,6%). Penurunan saturasi oksigen yaitu 60 responden (90,9%).
Bronkospasme 62 responden (93,(%). indikator pada Komplikasi Jalan Nafas antara
ETT dengan LMA hasil nilai sig. 0,856 > 0,05. Hasil analisis data bivariat dengan 2 uji
yang digunakan didapatkan hasil pada uji Chi-Square nilai p valve adalah 0,000 (p<
0,05). Pada Uji Independent Test dengan Mann Whitney didapatkan hasil nilai sig.
0,919 > 0,05.
Simpulan: Ada Hubungan Perokok dan Komplikasi Jalan Nafas, dengan nilai
significancy pada hasil menunjukan (p = 0,000 < 0,05).
Saran: Diharapkan bagi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pemberian edukasi
serta meningkatkan interaksi yang baik dengan pasien. Diharapkan untuk peneliti
selanjutnya meneliti lebih lanjut terkait adanya hubungan perokok dengan komplikasi
jalan nafas selama intra anestesi dengan Anestesi Umum.