Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Erik Alwin Syafira, 1910301156
Tyas Ratna Sari N, S,St,Ft., M.Or., AIFO
Shofhal Jamil, S.Ft., M.Sc
Subject
RC1200 Sports Medicine
Datestamp
2023-10-30 03:29:20
Abstract :
Latar Belakang: Dunia olahraga saat ini berkembang pesat. Contoh olahraga yang
berkembang pesat saat ini adalah sepak bola. Resiko cedera olahraga juga banyak terjadi
pada pemain sepak bola seperti sprain ankle, dan keseimbangan diperlukan untuk
menurunkan resiko cedera tersebut. Pemain sepakbola bila sudah mengalami cedera akan
kesulitan dalam melakukan latihan dengan maksimal bahkan latihan dengan intensitas yang
tinggi. Sehingga dapat membuat performa atlet menurun. Tujuan Penelitian: Untuk
mengetahui perbedaan pengaruh wobble board exercise dan theraband exercise dalam
meningkatkan keseimbangan dinamis pada atlet sepakbola dengan chronic sprain ankle.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental dan
rancangan penelitian yang digunakan adalah two group pretest-posttest design.
Responden adalah atlet SSB Indonesia Muda Jogja yang mengalami cedera chronic sprain
ankle yang berjumlah 22 orang responden, dipilih secara purposive sampling. Kelompok
1 diberikan wobble board exercise dan kelompok 2 diberikan theraband exercise dengan
perlakuan dalam waktu 6 minggu dengan frekuensi 2 kali setiap minggu. Pengukuran pada
penelitian ini menggunakan BESS, pengukuran dilakukan sebelum perlakuan dan sesudah
perlakuan. Hasil: Kelompok I dan II di uji dengan paired sample t-test menunjukkan hasil
nilai p=0,000 (p<0,05), pada uji beda dengan independent sample t-test menunjukkan hasil
p=0,806 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh wobble exercisedengan
theraband exercise terhadap keseimbangan dinamis pada atlet sepakbola dengan chronic
sprain ankle. Saran: Pada peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian dengan
alat ukur yang berbeda, dan diharapkan obyek penelitian dapat diperluas.