Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Dwi Hidayati, 1910201024
Suryani, S.Kep, Ns., M.Med.Ed
Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes
Subject
RA Public aspects of medicine
Datestamp
2023-10-30 09:30:25
Abstract :
Latar Belakang: Remaja merupakan salah satu kelompok populasi beresiko yang
memiliki kemungkinan masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor
resiko yang muncul. Faktor resiko dipengaruhi oleh kondisi biologis, lingkungan
tempat tinggal, gaya hidup dan sistem perawatan kesehatan. Insomnia menjadi salah
satu masalah kesehatan remaja. Salah satu penyebab insomnia yang paling sering pada
remaja adalah faktor kebiasaan seperti gaya hidup. Gaya hidup yang dapat
mempengaruhi insomnia merupakan gaya hidup yang kurang baik seperti kurangnya
aktivitas fisik dan olahraga, merokok, dan kurangnya kepedulian terhadap pola makan
yang dapat mempengaruhi kualitas tidur. Dampak dari insomnia yaitu menyebabkan
menurunnya prestasi sekolah, meningkatnya angka ketidakhadiran di sekolah, depresi,
dan kecelakaan lalu lintas pada remaja. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui
Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Insomnia Pada Remaja di SMA Negeri 1
Galur Kulon Progo. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan corelation
analitik dengan pendekatan cross sectional. Alat yang digunakan yaitu kuesioner gaya
hidup dan KSPBJ- Insomnia Rating Scale. Teknik pengambilan sampel menggunakan
teknik cluster random sampling didapatkan sampel 70 responden. Analisis data dalam
penelitian ini menggunakan uji statistik Kendall Tau. Hasil Penelitian:
memperlihatkan nilai p value = 0,000, artinya ada hubungan yang signifikan antara
gaya hidup dengan kejadian insomnia, dengan tingkat keeratan hubungan 0,761,
artinya kategori keeratan hubungan kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan kejadian insomnia pada
remaja di SMA Negeri 1 Galur Kulon Progo. Saran bagi remaja yaitu diharapkan dapat
meningkatkan pengetahuan remaja mengenai gaya hidup dan dampaknya dari insomnia sedini mungkin.