Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
WIJAYA, ANTHONY FERNANDUS
Subject
Transportasi
Datestamp
2017-01-19 12:39:55
Abstract :
Kerusakan-kerusakan yang dapat terjadi pada perkerasan jalan akan sangat memungkinkan
pengurangan umur rencana atau masa layanan jalan. Pemakaian bahan aditif ke dalam campuran
aspal panas saat ini telah banyak digunakan dengan maksud untuk meningkatkan stabilitas dan umur
layanan jalan. Spesifikasi Bina Marga 2010 revisi 3 mensyaratkan penambahan banyak hal untuk
mencapai hasil konstruksi perkerasan jalan yang baik. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan
penelitian tentang penggunaan aspal modifikasi starbit E-55 dengan bahan tambah polipropilena
terhadap parameter marshall dan durabilitas campuran pada campuran Asphalt Concrete ? Binder
Course. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pencampuran bahan-bahan
perkerasan jalan diatas pada lama perendaman 1 dan 2 hari.
Penelitian ini dilakukan dengan 4 variasi benda uji. 2 variasi pembanding (normal) dan 2
variasi inovasi. Variasinya adallah Campuran aspal Pertamina 60/70 perendaman 1 hari, campuran
aspal Pertamina 60/70 perendaman 2 hari, campuran starbit perendaman 1 hari, dan campuran starbit
perendaman 2 hari. Pada masing-masing variasi digunakan aspal dengan kadar 4,5%, 5%, 5,5%, 6%,
6,5%. Pencampuran bahan tambah yang digunakan pada campuran starbit adalah polipropilena dan
semen sebagi filler.
Hasil pengujian Marshall menunjukkan bahwa nilai parameter marshall untuk keempat
variasi cukup baik, walaupun ada beberapa benda uji yang tidak memenuhi syarat. Benda uji inovasi
campuran starbit dengan bahan tambah polipropilena mempunyai angka yang lebih baik daripada
aspal Pertamina 60/70 dan mempunyai angka durabilitas yang memenuhi syarat pada variasi
perendaman 2 hari. Variasi Aspal Pertamina perendaman 1 hari memiliki kadar aspal optimum 5 ?
5,5 % dan 6,5 %, variasi Aspal Pertamina perendaman 2 hari memiliki kadar aspal optimum 5 ? 5,5
%, variasi starbit perendaman 1 hari memiliki kadar aspal optimum 5 ? 6 % dan variasi starbit
perendaman 2 hari memiliki kadar aspal optimum 5 ? 6 %. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan
dapat disimpulkan, penggunaan aspal starbit E-55 mempunyai nilai yang sangat baik dan dapat
mencapai nilai marshall dan durabilitas yang diharapkan pada penelitian ini. Penilitian ini masih
dapat dilanjutkan dan sangat direkomendasikan untuk dilanjutkan karena masih banyak parameterparameter
lain yang dapat dikaji