Abstract :
PT. Indoexim Internasional merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
ekspor produk furniture. Perusahaan yang mendapatkan penghargaan eksportir
furniture terbanyak ke berbagai negara pada tahun 2014 hanya menggantungkan
pasokan produk dari supplier tradisional. Produk folding chair merupakan produk
yang paling laris di perusahaan. Perusahaan menerapkan sistem make to stock
pada produk folding chair. Pada awalnya perusahaan memiliki 14 supplier folding
chair tetapi sekarang hanya 6 supplier saja yang masih aktif. Oleh karena itu PT.
Indoexim Internasional perlu melakukan evaluasi performansi kinerja terhadap 6
supplier folding chair dan mengetahui kriteria yang berpengaruh terhadap
penilaian performansi supplier tersebut.
Evaluasi performansi kinerja supplier folding chair melibatkan banyak faktor.
Faktor-faktor penentuan pemilihan supplier terdiri dari 6 kriteria, 15 subkriteria
dan 6 alternatif supplier (Sriyani, Edi, Agung, Nuraini, Juadi dan Rusnadi). Hasil
studi lapangan menunjukan kriteria yang digunakan untuk penilaian supplier saat
ini disesuaikan dengan kebutuhan penelitian sehingga kriteria yang digunakan
meliputi kualitas, pengiriman, harga, produksi, pelayanan dan tanggung jawab.
Dari hasil kriteria tersebut kemudian dijabarkan menjadi 15 subkriteria untuk
menunjukan hasil yang lebih spesifik. Antar subkriteria memiliki hubungan
independent sehingga analisis menggunakan metode Analytical Hierarchy
Process (AHP).
Hasil dari metode AHP menunjukan hasil evaluasi supplier folding chair adalah
sebagai berikut Sriyani (0,2439), Agung (0,2134), Edi (0,1799), Rusnadi (0,1351),
Nuraini (0,1255) dan Juadi (0,1022). Sedangkan untuk kriteria yang berpengaruh
adalah kualitas (0.2409), tanggung jawab (0.2075), produksi (0.1745),
pengiriman (0.1539), pelayanan (0.1294) dan harga (0.0937). Berdasarkan hasil
dari metode AHP tersebut dapat digunakan untuk pengalokasian prioritas
pesanan untuk supplier yang memiliki nilai tinggi terlebih dahulu.