Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Hadinata, Gerardus Danny Yustian
Subject
Tekno Industri
Datestamp
2015-09-11 07:53:57
Abstract :
Telah dilakukan penelitian yang berjudul ?Optimasi Variasi Suhu
Ekstraksi dan Waktu Ekstraksi Ekstrak Daun Kedondong (Spondias dulcis)
terhadap Aktivitas Antioksidan?. Potensi antioksidan secara kimia dibuktikan
menggunakan uji kandungan total fenolik dan uji aktivitas antioksidan dan potensi
antioksidan secara biologi dibuktikan menggunakan uji kolestrol total darah pada
tikus putih (Rattus novergicus) galur Sprague Dawley jantan. Penelitian diawali
dengan fase ekstraksi menggunakan etanol PA dengan variasi suhu ekstraksi yaitu
40, 50, dan 60 0C dan waktu ekstraksi yaitu 60, 90, dan 120 menit kemudian
dilanjutkan dengan fase maserasi. Setelah maserasi, dilanjutkan dengan pengujian
kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan, kemudian ekstrak daun
kedondong diaplikasikan untuk menurunkan kadar kolestrol total darah tikus putih
galur Sprague Dawley yang telah dicekoki minyak babi.Optimasi variasi suhu
ekstraksi dan waktu ekstraksi yang paling optimum pada uji kandungan total
fenolik adalah pada suhu 40 0C selama 90 menit yaitu 428,16 GAE/ g bahan,
sedangkan optimasi variasi suhu ekstraksi dan waktu ekstraksi yang paling
optimum pada uji aktivitas antioksidan adalah pada suhu 50 0C selama 60 menit
yaitu 79,71 %. Kolestrol total darah tikus putih tidak mengalami peningkatan
yang signifikan ketika diberi perlakuan pakan minyak babi maupun pakan ekstrak
daun kedondong.