Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Ratri, Bernadetta Galuh Sekar
Subject
Manajemen Konstruksi
Datestamp
2013-05-06 11:50:26
Abstract :
Indonesia merupakan Negara berkembang yang sedang marak dengan pembangunannya. Proyek
konstruksi merupakan suatu industri yang melibatkan kerjasama yang baik dalam suatu
organisasi. Dalam setiap kelompok kerja terdiri dari banyak anggota yang memiliki karakter dan
ciri masing ? masing. Oleh karena itu kehadiran seorang pemimpin dalam mengarahkan
kemampuan tiap anggota kelompok memiliki arti yang sangat penting. Seorang pemimpin, atau
dalam organisasi proyek konstruksi disebut sebagai manajer proyek. Dimana manajer proyek
adalah orang yang memiliki tingkat tanggung jawab paling tinggi dalam kesuksesan atau
kegagalan suatu proyek. Kemampuan yang dimiliki oleh seorang manajer proyek di dalam
sebuah organisasi dan profesi konstruksi bukan hanya perlu mengembangkan rational
intelligence yaitu model pemahaman terhadap pekerjaan saja, melainkan juga perlu
mengembangkan emotional intelligence dalam menjalankan peranan di lingkungan kerjanya.
Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan penyebaran kuesioner, dengan menggunakan
analisis mean, standar deviasi serta korelasi pearson dan dilakukan pada perusahaan konstruksi
di wilayah Jakarta. Penulis bermaksud mengetahui dimensi kecerdasan emosional yang paling
kuat tingkatannya dalam diri manajer proyek, peranan kepemimpinan yang paling sering
dilakukan oleh manajer proyek dan untuk mengetahui hubungan masing ? masing dimensi
kecerdasan emosional terhadap peranan kepemimpinan manajer proyek konstruksi.
Hasil analisis dari mean, standar deviasi dan korelasi pearson menunjukkan bahwa kecerdasan
emosional yang paling kuat tingkatannya dalam diri manajer proyek adalah dimensi kemampuan
social (social skill), dan untuk peranan kepemimpinan yang paling sering dilakukan oleh manajer
proyek adalah peranan kepemimpinan organizing, sedangkan dimensi kecerdasan emosional dan
peranan kepemimpinan terdapat hubungan yang positif dengan tingkat hubungan yang cukup
berarti.