DETAIL DOCUMENT
PENGARUH RUTINITAS DZIKIR TERHADAP SPIRITUAL WELLBEING PADA PASIEN HEMODIALISA DI RSUD WATES KULON PROGO YOGYAKARTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Alma Ata
Author
FITRIYANI, LAELI AKTI
Subject
ILMU KEPERAWATAN 
Datestamp
2020-06-18 08:44:57 
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronik atau PGK merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menyeluruh dan dapat menyebabkan prognosis yang buruk. Tahun 2014 terdapat 28.882 penderita PGK di Indonesia yang meningkat 10% tiap tahunnya. Hemodialisa merupakan terapi yang digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, upaya lain unuk meningkakan kualitas hidup pasien adalah dengan meningkatkan Spiritual Well-Being pasien. Rutinitas melakukan dzikir dapat dijadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan Spiritual Well-Being pada pasien PGK yang menjalani HD. Tujuan : Mengetahui pengaruh rutinitas dzikir terhadap Spiritual Well-Being pada pasien hemodialisa. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pra eksperimental dengan rancangan onegroup pre-test and post-test design. Responden dalam penelitian ini berjumlah 41 orang dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji analisa menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil : Hasil rata-rata Spiritual Well-Being pada pasien hemodialisa sebelum dilakukan intervensi memiliki nilai 65,95, sedangkan hasil rata-rata Spiritual Well-Being setelah dilakukan intervensi memiliki nilai 101,02 sehingga memiliki perbedaan nilai 35,073. Hasil uji analisia data menggunakan Paired Sample T-Test mendapatkan hasil adanya pengaruh rutinitas dzikir terhdap Spiritual Well-Being pada pasien hemodialisa dengan nilai p=0,000<0,05. Simpulan : Ada pengaruh rutinitas dzikir terhadap Spiritual Well-Being pada pasien hemodialisa di RSUD Wates Kulon Progo Yogyakara. Kata Kunci : Hemodialisa, Spiritual Well-Being, Dzikir 
Institution Info

Universitas Alma Ata