Abstract :
Masalah yang dihadapi di transportasi umum sering terjadi saat
pembayaran. Hal ini merupakan fenomena yang banyak dialami oleh
masyarakat saat menggunakan transportasi jalan raya yaitu antrian panjang
saat melakukan pembayaran ataupun waktu yang dihabiskan untuk uang
kembalian cukup lama jika pada saat melakukan pembayaran tidak dengan
uang pas. Hal ini terjadi karena biaya transportasi masih dibayar tunai.
Tujuan penelitian untuk menganalisis persepsi penggunaan smart card
di Trans Semarang dan menganalisis potensi permintaan smart card di Trans
Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner
untuk mengetahui jawaban dari setiap variabel kuesioner yang disebarkan
kepada responden. Metode yang digunakan yaitu analisis interval dan
demand potensial.
Hasil Penelitian menunjukan persepsi pengguna Trans Semarang
terhadap inovasi smart card sangat setuju akan penggunaannya, ini di
buktikan dengan total rata-rata rekapitulasi secara keseluruhan variabel
presentase sebesar 82,52%. Dengan minat pindah menggunakan
pembayaran non tunai sebesar 91,3 % maka jumlah Permintaan Potensial
smart card sejumlah 30.129 orang dari 33.000 pengguna per hari.
Kata Kunci: Smart Card, Demand Potensial, Analisis Interval