Abstract :
Menjadi transportasi umum yang sering di gunakan untuk keperluan
masyarakat, angkot menyebabkan keresahaan, perilaku pengemudi yang tidak
disiplin dalam berlalu lintas hal ini berhubungan dengan Perilaku pengemudi saat
berkendara. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a. Penyebaran kuisouner, b. Pengambilan data konflik lalu lintas menggunakan
metode Swedish Trafic Conflict.
perilaku Smart Driving para pengemudi sangatlah Tinggi, tingkat keparahan
konflik lalu lintas pada pengemudi masuk dalam level Non Serius , terdapat
hubungan antara smart driving dan konflik lalu lintas Dengan hipotesis jika niai Sig
0.05 maka Ho diterima, jika nilai Sig 0.005 maka Ho ditolak.
Saran Bagi Para Pengemudi Diharapkan untuk selalu meningkatkan
pengetahuan dan kemampuan mengemudi dikarenakan pentingnya keselematan
berkendara bagi para pengguna jalan lain, bagi penumpang yang di angkut dan bagi
pengemudi sendiri. Bagi Pihak Kantor Diharapkan agar memperketat Pengawasa dan
mengadakan pelatihan safety dan defensive driving bagi para seluruh pengemudi
transjakarta agar para pengemudi bisa selalu meningkatkan kemampuan dan
pengetahuan.
Kata Kunci : Perilaku, Smart Driving Dan Konflik Lalu Lintas.