Abstract :
Latar Belakang: Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang
disebabkan oleh gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Anak
didefinisikan stunting pada saat pertumbuhan dan perkembangan tinggi badan tidak sesuai dengan
anak seusianya. Prevalensi stunting di Kabupaten Belitung sebesar 19,6% dan prevalensi stunting di
wilayah kerja Puskesmas Sijuk Kabupaten Belitung sebesar 16,09%. Metode: Penelitian ini
menggunakan desain penelitian case control dengan analisis Chi-Square. Sampel penelitian ini
berjumlah 125 sampel kasus dan 125 sampel kontrol. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner
untuk mengetahui BBLR, riwayat ASI eksklusif, pendapatan keluarga dan tingkat pendidikan ibu.
Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara Berat Badan Lahir Rendah (p-value 0.000;
OR = 11,31), Riwayat ASI Eksklusif (p-value 0.000; OR = 7,58), Tingkat Pendidikan Ibu (p-value
0.000; OR = 4,73) dan tidak terdapat hubungan antara Pendapatan Keluarga (p-value 0.206; OR =
1,42) terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sijuk Kabupaten Belitung.
Kesimpulan: Ada hubungan antara BBLR, Riwayat ASI Eksklusif dan Tingkat Pendidikan Ibu serta
tidak terdapat hubungan antara Pedapatan Keluarga terhadap kejadian stunting di wilayah Kerja
Puskesmas Sijuk Kabupaten Belitung.