Abstract :
Kehamilan menjadi suatu proses yang akan dialami oleh setiap wanita
pada masa reproduksi, yang dimulai dari masa konsepsi sampai lahirnya janin. Di sisi lain kehamilan yang dialami wanita tidak sepenuhnya dapat
berlangsung sesuai apa yang diharapkan karena pada kehamilan dan kelahiran ini dapat muncul komplikasi-komplikasi yang menyebabkan kesakitan bahkan kematian pada ibu dan janin. Berdasarkan data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) dalam Profil Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2012), Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2007 sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu komplikasi yang biasanya menyertai kehamilan adalah
Kehamilah Ektopik Terganggu (KET). Berdasarkan riset World Health
Organization (WHO) 2007 menunjukkan bahwa, KET merupakan penyebab
satu dari 200 (5-6%) mortalitas maternal di negara maju, dengan 60.000 kasus setiap tahun atau 3% dari populasi masyarakat. Data selanjutnya dari
American College of Obstetrician and Gynecologists (2008) dalam
Cunningham dkk (2009) menyebutkan bahwa 2% dari seluruh kehamilan
trimester pertama di Amerika Serikat adalah kehamilan ektopik dan jumlah ini menyebabkan sekitar 6% dari semua kematian terkait kehamilan.