Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
ILAFISANI, QUR-ANI MENTARI VIRYA
Subject
Accounting
Datestamp
2019-08-22 09:57:31
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur governance, ukuran
perusahaan dan risiko perusahaan terhadap fee audit. Perusahaan yang berukuran
besar dan memiliki risiko yang tinggi dapat menambah pekerjaan auditor dalam
memberikan opininya, sehingga menyebabkan jumlah fee audit yang tinggi.
Keberadaan
struktur
governance
sebagai
mekanisme
pengawasan
dan
pengendalian diharapkan dapat mengurangi risiko, sehingga fee audit yang rendah
dapat dicapai. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan
tahunan dan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia selama periode 2013-2016. Sampel terdiri dari 72 perusahaan dengan
menggunakan metode purposive sampling. Pengujian hipotesis dalam penelitian
ini menggunakan model regresi berganda. Sebelum dilakukan uji regresi, data
terlebih dahulu diuji dengan menggunakan uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa komisaris independen dan risiko perusahaan mempunyai
pengaruh negatif dan signifikan terhadap fee audit. Sedangkan ukuran perusahaan
mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap fee audit. Hal tersebut
membuktikan bahwa ukuran perusahaan yang besar akan menambah pekerjaan
auditor dalam memberikan opininya dan menyebabkan jumlah fee audit yang
tinggi. Variabel ukuran dewan komisaris dan komite audit tidak berpengaruh
signifikan terhadap fee audit.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur governance, ukuran
perusahaan dan risiko perusahaan terhadap fee audit. Perusahaan yang berukuran
besar dan memiliki risiko yang tinggi dapat menambah pekerjaan auditor dalam
memberikan opininya, sehingga menyebabkan jumlah fee audit yang tinggi.
Keberadaan
struktur
governance
sebagai
mekanisme
pengawasan
dan
pengendalian diharapkan dapat mengurangi risiko, sehingga fee audit yang rendah
dapat dicapai. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan
tahunan dan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia selama periode 2013-2016. Sampel terdiri dari 72 perusahaan dengan
menggunakan metode purposive sampling. Pengujian hipotesis dalam penelitian
ini menggunakan model regresi berganda. Sebelum dilakukan uji regresi, data
terlebih dahulu diuji dengan menggunakan uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa komisaris independen dan risiko perusahaan mempunyai
pengaruh negatif dan signifikan terhadap fee audit. Sedangkan ukuran perusahaan
mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap fee audit. Hal tersebut
membuktikan bahwa ukuran perusahaan yang besar akan menambah pekerjaan
auditor dalam memberikan opininya dan menyebabkan jumlah fee audit yang
tinggi. Variabel ukuran dewan komisaris dan komite audit tidak berpengaruh
signifikan terhadap fee audit.