Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Najemi, Noor Aulia Raudatun
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2022-12-15 02:00:18
Abstract :
Stres kerja didefinisikan sebagai situasi psikologis di mana seorang karyawan bereaksi
negatif. Stres kerja karyawan diyakini dapat mempengaruhi kinerja karyawan, termasuk
penurunan produktivitas. Hal ini sejalan dengan Pasal 164 sampai dengan 166 UU Kesehatan
No. 36 Tahun 2009, tenaga kerja yang sehat dapat memberikan kontribusi produksi yang
optimal. Masalah yang diamati oleh peneliti membuat banyak karyawan merasa bosan dan
tidak nyaman dalam bekerja karena beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi stres kerja, masa kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja serta menganalisis
hubungan antara semua variabel tersebut. Penelitian ini dilakukan di PT. Jumlah sampel
untuk DOK & Perkapalan Kodja Bahari yaitu 51 orang. Jenis penelitian ini yaitu jenis
penelitian analitik dan bersifat kuantitatif, dan metode penelitian ini menggunakan penelitian
analitik. Penelitian dilakukan dengan cara mensurvei 51 responden. Akibatnya, 38 karyawan
(74,5%) PT. DOK & Perkapalan Kodja Bahari mengalami stres sedang, 28 karyawan telah
bekerja lebih dari lima tahun, bekerja dalam beban kerja dan lingkungan kerja sedang, dan 16
lainnya merasa lingkungan kerjanya tidak nyaman. tidak memadai. Hasil analisis
menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jam kerja dengan stres kerja (p-value 0,715),
ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja (p=0,010), dan ada hubungan antara
lingkungan kerja dengan stres kerja (S- nilai 0,045). Perusahaan harus memperhatikan rasio
beban kerja dan lingkungan kerja yang menyebabkan stres kerja. Ini memberikan beban kerja
yang wajar dan lingkungan kerja yang nyaman, memberikan waktu penyegaran antar
karyawan untuk menenangkan pikiran dan mengurangi kebosanan selama bekerja.