Abstract :
Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal adalah proses peningkatan
kemampuan dan kekuatan masyarakat yang berfokus pada pengelolaan potensi
lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat
berbasis potensi lokal buah salak di Desa Pakelen serta mengidentifikasi faktorfaktor yang menjadi pendorong dan penghambat pemberdayaan tersebut. Metode
penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berupa ucapan tertulis dari
orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan data dalam
penelitian ini melalui wawancara mendalam kepada narasumber yang terkait,
observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan
sumber daya manusia terdapat kekurangan dari sisi pengembangan wirausaha
berbasis potensi lokal. Pengembangan kelembagaan kelompok sudah memiliki
struktur yang jelas, namun belum memiliki peraturan dan mekanisme yang tetap.
Hubungan dengan lembaga keuangan lokal dan dukungan dari pemerintah atau
swasta pada aspek pemupukan modal masyarakat belum optimal. Pengembangan
usaha produktif masih mengalami kendala dalam hal strategi pemasaran, penguatan
jaringan distribusi, dan pemanfaatan teknologi digital. Penyediaan informasi tepat
guna sudah berjalan optimal karena akurat, relevan, dan mudah diakses. Faktor
pendukung strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal buah salak di
Desa Pakelen yakni sumber daya alam, kebijakan, dan struktur kekuasaan. Adapun
faktor penghambat yakni rendahnya partisipasi masyarakat. Rekomendasi
penelitian ini yakni melakukan edukasi, perbaikan kelembagaan, memperkuat
kemitraan, pemanfaatan media sosial, membuat buku panduan wirausaha berbasis
potensi lokal, dan meningkatkan partisipasi dengan cara menggandeng semua lini
masyarakat.
Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Potensi Lokal, Pengelolaan
12 publik 2025