Institusion
Universitas Diponegoro
Author
ARTSAM, ANDI FIQRI AULIA
LUKIWATI, DWI RETNO
BUDIYANTO, SUSILO
Subject
Animal and Agricultural Sciences
Datestamp
2025-03-03 04:13:27
Abstract :
Penelitian bertujuan untuk mengaji pengaruh biochar dan inokulasi bakteri
penambat nitrogen Rhizobium sp. dan cendawan mikoriza arbuskular terhadap hasil
produksi tanaman kacang tanah pada tanah masam. Penelitian telah dilaksanakan
pada tanggal Juli 2021 ? Desember 2021 di Green House dan analisis hasil panen
dilakukan di Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Fakultas Peternakan
dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.
Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan
Acak Lengkap (RAL) Faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 36 satuan
unit percobaan. Faktor pertama adalah jenis bahan baku arang biochar yang terdiri
atas B0 = tanpa aplikasi, B1 = tongkol jagung, B2 = sekam padi, B3 = tempurung
kelapa. Faktor kedua adalah inokulasi mikroba yang terdiri atas M1 = bakteri
Rhizobium sp., M2 = cendawan mikoriza arbuskular, M3 = bakteri Rhizobium sp.
dan cendawan mikoriza arbuskular (CMA). Parameter yang diamati meliputi tinggi
tanaman, jumlah daun, khlorofil daun, berat bintil akar efektif, bobot total polong,
bobot polong bernas, bobot biji, bobot jerami, pH tanah, porositas tanah, kepadatan
spora CMA, dan persentase kolonisasi CMA. Data yang diperoleh dianalisis ragam
dan Duncan Multiple Range Test pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar dan inokulasi mikroba
tidak berpengaruh nyata terhadap indeks khlorofil daun, bobot total polong, bobot
polong bernas, bobot biji, bobot jerami, pH tanah, porositas tanah, kepadatan spora
CMA, dan persentase kolonisasi CMA, namun terdapat interaksi antar perlakuan
terhadap bintil akar efektif. Aplikasi biochar berpengaruh nyata terhadap tinggi
tanaman, sedangkan inokulasi bakteri Rhizobium dan cendawan mikoriza
arbuskular memberikan pengaruh secara nyata pada jumlah daun.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
aplikasi biochar dan inokulum bakteri Rhizobium dan cendawan mikoriza
arbuskular belum mampu meningkatkan hasil produksi tanaman kacang tanah.
Aplikasi biochar asal tongkol jagung, sekam padi, dan tempurung kelapa
memperoleh hasil tinggi tanaman kacang tanah yang lebih tinggi dibandingkan
tanpa aplikasi biochar, namun memiliki pengaruh serupa antar jenis bahan baku.
Inokulasi tunggal bakteri Rhizobium sp. memiliki hasil jumlah daun tanaman
terbanyak diikuti inokulasi ganda bakteri Rhizobium sp.+ CMA dan inokulasi
tunggal CMA. Perlakuan biochar asal sekam padi dan inokulasi ganda bakteri
Rhizobium sp. + CMA memperoleh hasil tertinggi dalam produksi bintil akar
efektif.