Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
KUSUMAWATI, MAULIDA
ALFARIDZI, AHMAD
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2024-03-08 07:39:08
Abstract :
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh dari kadar lumpur
dan fly ash yang terkandung dalam agregat terhadap nilai kuat tekan dan tarik
beton. Lumpur merupakan bahan plastis yang dapat merusak proses pengikatan
beton kandungan lumpur yang terlalu banyak pada agregat dapat mengurangi daya
lekat antar agregat, sebaliknya fly ash merupakan bahan yang mempunyai sifat
pozzolanic, hal ini yang membuat adanya peningkatan kualitas dan durabilitas pada
beton.
Lumpur yang digunakan berasal dari Desa Botosengon, Kabupaten Demak,
Jawa Tengah. Pengujian beton dilakukan pada umur 14 dan 21 hari. Metode yang
digunakan dalam pembuatan beton yaitu metode perbandingan 1PC:2PS:3KR
dengan FAS 0,6.
Dari hasil pengujian diperoleh bahwa semakin tinggi penambahan lumpur
maka kuat tekan maupun kuat lentur semakin menurun, tapi pada kadar lumpur
2,5% beton tidak mengalami penurunan kualitas akan tetapi cenderung meningkat,
hal ini terjadi karena adanya penambahan fly ash sebesar 10% dan 20% pada bagian
semen, pada umur 14 hari di dapatkan nilai kuat tekan sebesar 17,78 Mpa dengan
penambahan fly ash 10% dan 20,36 Mpa dengan penambahan fly ash 20%
sedangkan pada umur 21 hari didapat nilai kuat tekan sebesar 18,76 Mpa pada
penambahan fly ash 10% dan 21,53 Mpa dengan penambahan fly ash 20%. Jadi
dapat disimpulkan bahwa kandungan lumpur 2,5% merupakan batas toleransi akan
tetapi harus ada penambahan fly ash 10% atau 20% pada bagian semen.
Kata Kunci : Lumpur Demak, Fly Ash, Kuat Tekan Beton, Kuat Lentur Beton,
Bahan Tambah