Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Arifin, Muhammad Subangkit
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery
Datestamp
2024-03-14 02:19:51
Abstract :
Arifin, Muhammad Subangkit, 2022. Analisis Perbandingan Sensor Suhu
Inframerah MLX90614 Dan AMG8833 Pada Prototipe Pengenalan Masker Dan
Suhu Badan Untuk Peringatan Dini COVID-19 Berbasis Minicomputer, Skripsi.
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas PGRI Semarang. (nama
doshbing 1),Aan Burhanudin, S.T.,M.T.
Tujuan penelitian adalah memperkenalkan kepada masyarakat prototipe
pengenalan masker dan suhu badan untuk peringatan dini COVID-19 berbasis
minicomputer dengan dua jenis sensor suhu yang berbeda dan menganalisis
penbandingan kedua sensor suhu tersebut. Sensor yang dianalisis adalah sensor
suhu MLX90614 dan AMG8833.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan di dua
tempat yang berbeda. Pertama, di Laboratorium Teknik Mesin Universitas PGRI
Semarang untuk pembuatan part atau bagian kerangka dengan menggunakan
bahan aklirik. Kedua, Kampus 3 Universitas PGRI Semarang yang berlokasi di
Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur Kota Semarang untuk proses perakitan
komponen. Sesuai dengan judul penelitian yang dipilih yaitu sensor suhu
inframerah MLX90614 dan AMG8833. Selain itu juga menggunakan kamera
untuk pengenalan masker dan suhu badan berbasis minicomputer. Maka,
penelitian mengelompokan variable yang digunakan dalam penelitian ini menjadi
veriable bebas (independent) dan variable terikat (dependent).
Hasil penelitian adalah pengujian jarak yang didapatkan hingga
pendeteksi maker dapat mendeteksi masker maupun suhu tubuh untuk
menggerakkan servo agar portal terbuka untuk hasil masker dan suhu tubuh
mempunyai jarak efektif yang berbeda. Sensor suhu MLX90614 mempunyai
keterbatasan jarak dan cenderung bias apabila mendeteksi suhu diluar jangkauan.
Sedangkan pada sensor AMG8833 memiliki kepekaan yang lebih baik karena
dapat mendeteksi akurat sampai dengan panjang 30 cm dan akan mengalami eror
ketika jarak lebih dari 40 cm.