Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
TAUQIFA, AYUNITA HISBADINA
Subject
L Education (General)
Datestamp
2024-10-21 07:40:15
Abstract :
AYUNITA HISBADINA TAUQIFA. NPM 17120095. ?Peran Guru dan Orang
Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Daring di
SD Negeri Karangtowo Kabupaten Demak?. Skripsi. Program Studi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang.
2021. Pembimbing I Intan Rahmawati, S.Pd., M.Pd. dan Pembimbing II Henry
Januar Saputra, S.Pd., M.Pd.
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya motivasi
belajar siswa pada pembelajaran daring, karena suasana belajar tidak sama dengan
pembelajaran disekolah. Kondisi ini membuat siswa bosan dan capek dengan
pembelajaran daring. Hal tersebut diperlukan peran guru dan orang tua dalam
mememotivasi siswa agar termotivasi untuk mengikuti pembelajaran daring agar
tetap belajar dan mengikuti pembelajaran daring.
Fokus penelitian ini yaitu bagaimana peran guru dan orang tua dalam
meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring di SD Negeri
Karangtowo Kabupaten Demak? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini
adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru dan orang tua dalam
meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring di SD Negeri
Karangtowo Kabupaten Demak.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah 29 siswa, 1
guru kelas, dan 29 orang tua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan
wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data dalam
penelitian melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dan verifikasi
data. Sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Berdasarkan hasil dari analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa
Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa meliputi 1) guru sebagai
demonstrator 2) guru sebagai pengelola pembelajaran 3) guru sebagai mediator 4)
guru sebagai fasilitator 5) guru sebagai evaluator 6) guru sebagai motivator.
Untuk memotivasi siswa, guru selalu memberikan semangat untuk selalu
mengerjakan tugas dan pujian apabila siswa berhasil dalam mengerjakan tugas
dengan baik. Sedangkan peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar
siswa yaitu 1) orang tua sebagai pendamping 2) orang tua sebagai fasilitator 3)
orang tua sebagai motivator. Cara orang tua memotivasi anak dengan memberikan
semangat agar selalu mengikuti pembelajaran, hadiah jika anak berhasil dalam
mengerjakan tugas dan hukuman apabila anak melalikan tugas dan sulit
diarahkan. Dan hasil perolehan presentase rata-rata dari keenam indikator
motivasi belajar siswa saat pembelajaran daring memperoleh hasil 2% siswa yang
menyatakan ya sedangkan 3% siswa yang menyatakan tidak. Hal ini menunjukkan
bahwa motivasi di kelas VB SD Negeri Karangtowo masih tergolong rendah.
Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah
diharapkan guru dan orang tua dapat melaksanakan perannya agar siswa
termotivasi dalam belajar walaupun pembelajaran daring, sehingga siswa dapat
meningkatkan motivasi belajarnya untuk tetap mengikuti pembelajaran daring dan
memperoleh hasil belajar yang optimal.