Abstract :
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah untuk melengkapi alat
praktikum di laboratorium Fakultas Teknik Universitas PGRI Semarang,
khususnya prodi Teknik Mesin. Sebagaimana di ciptakan alat media pembelajaran
bagi mahasiswa Universitas PGRI Semarang khususnya Mahasiswa Teknik Mesin
agar lebih memahami tentang penurunan tekanan fluida, khususnya dengan orifice.
Permasalahan dalam penelitian adalah : 1. Belum adanya alat praktikum pengujian
penurunan tekanan fluida yang khusus menggunakan orifice, 2. Pengaruh variasi
diameter orifice terhadap penurunan tekanan pada orifice, 3. Hubungan
antara penurunan tekanan di orifice penampang datar dengan debit air pada
berbagai macam diameter untuk aliran satu fase, 4. Hubungan antara
penurunan tekanan di orifice penampang datar dengan angka Reynold pada
berbagai macam diameter untuk aliran satu fase. Tujuan yang akan dicapai
dalam penelitian ini adalah : 1. Membuat alat praktikum pengujian penurunan
tekanan fluida yang khusus menggunakan orifice, 2. Mengetahui pengaruh
variasi diameter orifice terhadap penurunan tekanan pada orifice, 3.
Menggambarkan hubungan antara penurunan tekanan di orifice penampang
datar dengan debit air pada berbagai macam diameter untuk aliran satu fase,
4. Menggambarkan hubungan antara penurunan tekanan di orifice penampang
datar dengan angka Reynold pada berbagai macam diameter untuk aliran satu
fase. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam
penelitian ini adalah proses pengukur tekanan pada orifice dengan perbedaan
diameter orifice. Sampel dalam penelitian ini adalah hasil penurunan tekanan dari
perbedaan diameter orifice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orifice dengan
diameter dalam 12 mm mendapatkan hasil penurunan tekanan paling besar 92 kPa,
orifice dengan diameter dalam 16 mm mendapatkan hasil penurunan tekanan paling
besar 76 kPa, dan orifice dengan diameter dalam 20 mm mendapatkan hasil
penurunan tekanan paling besar 65 kPa. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan
bahwa semakin besar diameter orifice semakin kecil penurunan tekanan air yang
terjadi pada orifice, dan sebaliknya semakin kecil diameter orifice semakin besar
penurunan tekanan air yang terjadi pada orifice. Hasil penelitian juga menunjukkan
semakin besar debit air dan angka Reynold semakin besar juga penurunan tekanan
air yang terjadi pada orifice. Pada penelitian ini jenis aliran yang mengalir
adalah aliran turbulen karena Re > 4000. Sebelum melakukan pengujian alat
pastikan sambungan antar pipa tidak ada yang mengalami kebocoran, karena dapat
mempengaruhi hasil pengukuran.
Kata kunci : Penurunan tekanan, orifice, debit air, angka Reynold.