Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Para'pak, Frilly Valencia
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-10-25 03:18:03
Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengetahui jumlah
telur cacing nematoda pada saluran pencernaan Harimau (Panthera tigris) yang ada
di Bali Zoo, Gianyar. Populasi satwa liar saat ini mengalami penurunan yang sangat
drastic. Salah satu faktor yang menyebabkan populasi satwa liar menurun adalah
faktor penyakit. Penyakit kecacingan sangat sering dijumpai pada hewan karnivora,
terutama pada felidae. Harimau hingga saat ini populasinya sangat menurun.
Beberapa kasus kecacingan telah terjadi di berbagai konservasi atau penangkaran
harimau. Sebanyak 6 sampel feses harimau diambil dari Bali Zoo dan dibawa ke
laboratorium Parasitologi BBVET, Denpasar yang terdiri 4 ekor Harimau Benggala
(Panthera tigris tigris) serta 2 ekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).
Pemeriksaan sampel dilakukan dengan menggunakan tiga metode yaitu, metode
natif, metode apung, dan metode Whitlock serta dilakukan analisis deskriptif
terhadap data yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya Toxocara cati
pada 1 ekor Harimau Sumatera dengan jumlah telur 680 EPG dan 1 ekor Harimau
Benggala dengan jumlah telur 460 EPG. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
Harimau yang berada di Bali Zoo, Gianyar terinfeksi cacing nematode yaitu
Toxocara cati cacing nematoda
Kata kunci : Toxocara cati, Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Harimau Benggala (Panthera tigris tigris)