Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Kupwaraningsih, Dwi Septi
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-10-19 04:45:28
Abstract :
Pada tahun 2022 tepatnya pada pertengahan bulan April munculnya kembali kasus
PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) di beberapa daerah Indonesia yaitu Pulau Jawa
dan Sumatra yang menjadi ancaman yang signifikan bagi para peternak. PMK
merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus tipe A dari keluarga
Picornaviridae, genus Apthovirus yakni Aphtaee epizootecae. Penyebaran virus
ini dapat terjadi melalui cairan yang berasal dari lepuh dan air liur hewan yang
telah terinfeksi atau melalui objek hewan yang terkontaminasi virus seperti peralatan peternakan. Wabah virus ini menyebar dan menular di kalangan hewan
ternak ruminansia berkuku belah atau genap yang salah satunya yaitu sapi.
Namun, perlu digaris bawahi penyakit ini tidak dapat menular pada manusia
(bukan zoonosis), sehingga daging dansusu aman untuk dikonsumsi. Pengendalian
penyebaran virus PMK meliputi vaksinasi PMK, bimbingan teknis biosekuriti,
suntik vitamin dan pengobatan ternak sapi yang sakit. Selain pengendalian dan
pengobatannya, para petugas perlu memperhatiakan kesehatan dan keselamatan
kerja (K3) pada saat melakukan kegiatan vaksinasi PMK. Tujuan K3 yaitu untuk
melindungi dan menjaga hewan serta petugas tetap aman, sehat dan bebas dari
penyakit di lingkungan maupun tempat kerja. Metode yang digunakan dalam tugas
akhir ini adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk membuat deskripsi
gambaran atau keadaan tentang penanganan dan pelaksanaan vaksinasi PMK pada
sapi secara sistematis, faktual dan akurat terhadap keselamatan kerja. Hasil yang
di peroleh yaitu kegiatan vaksinasi PMK pada sapi di Desa Senduro, Kecamatan
Senduro, Kabupaten Lumajang sudah sesuai SOP. Para petugas atau paramedik
melaksanakan vaksinasi PMK sesuai urutan tahap vaksinasi. Serta K3 yang
dilakukan oleh vaksinator sudah cukup sesuai prosedur, dengan menggunakan
pelindung (helm, masker, sarung tangan, sepatu boots, dll) sebagai pertahanan diri
dari penyebaran penyakit menular seperti PMK