Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Eka, Maidisa
Harne, Julianti Tou
Wenny, Widya Wahyudi
Subject
TH Building construction
Datestamp
2023-02-24 08:24:19
Abstract :
Kerinci sebagai penghasil kulit manis (cassiavera) terbesar di dunia, produksi kulit
manis petani Kerinci cukup besar satu hari bisa mencapai ribuan ton kulit manis yang dijual
keluar daerah. Kecamatan Keliling Danau merupakan salah satu kecamatan penghasil kayu
manis terbesar di Kabupaten Kerinci. Menurut data Kabupaten Kerinci tahun 2016, luas lahan
tanaman kayu manis pada tahun 2016 seluas 4.623 hektar dengan luas tanaman yang
menghasilkan 1.966 hektar. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat 2.657 hektar lahan
tanaman kayu manis yang belum menghasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan
strategi pengembangan agribisnis kayu manis di Kecamatan Keliling Danau Kabupaten
Kerinci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik yang
digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini yaitu survey primer dan sekunder.
Hasil studi yang diperoleh adalah kegiatan agribisnis kayu manis memiliki banyak potensi
daripada masalah sehingga dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat maupun Kecamatan. Adapun strategi untuk pengembangan agribisnis berdasarkan
hasil analisis SWOT yaitu dari pengadaan sarana produksi, peningkatan sumberdaya manusia,
pemanfaatan lahan, pengembangan pemasaran, pengadaan kelembagaan untuk meningkatkan
modal dan pembentukan kelompok tani. Agar kegiatan agribisnis komoditi kayu manis dapat
berjalan dengan baik diharapkan kepada pemerintah, swasta, dan petani agar dapat saling
bekerjasama sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun daerah.