Abstract :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan pengawas memahami
mata pelajaran pendidikan agama Islam pada SMPN di Kab. Bone dikotegorikan
baik dengan nilai 66%. Kemampuan pengawas memahami proses pembelajaran pendidikan agama Islam pada SMPN di Kab. Bone dikategorikan baik dengan
nilai 68%. Kemampuan pengawas membimbing guru pendidikan agama Islam
pada SMPN di Kab. Bone dikategorikan baik dengan nilai 66%. Kinerja guru
pendidikan agama Islam dalam menyusun program pembelajaran pada SMPN di
Kab. Bone dikategorikan baik dengan nilai 64%. Kinerja guru pendidikan agama
Islam dalam kegiatan pembelajaran pada SMPN di Kab. Bone dikategorikan
sangat baik dengan nilai 84%. Kinerja guru pendidikan agama Islam dalam
mengevaluasi pembelajaran pada SMPN di Kab. Bone dikategorikan sangat baik
dengan nilai 91%. Kemampuan pengawas memahami mata pelajaran PAI (X)
berpengaruh langsung terhadap kinerja guru dalam menyusun program
pembelajaran (Y) sebesar 45%. Kemampuan pengawas memahami proses
pembelajaran PAI (X1) berpengaruh langsung terhadap kinerja guru dalam
menyusun program pembelajaran (Y2) sebesar 40%. Kemampuan pengawas
membimbing (X31) berpengaruh langsung terhadap kinerja guru dalam menyusun
program pembelajaran (Y) sebesar 43%. Kemampuan pengawas memahami
mata pelajaran PAI (X11) berpengaruh langsung terhadap kinerja guru dalam
kegiatan pembelajaran (Y) sebesar 44%. Kemampuan pengawas memahami
proses pembelajaran (X22) berpengaruh langsung terhadap kinerja guru dalam
kegiatan pembelajaran (Y) sebesar 37%. Kemampuan pengawas membimbing
(X32) berpengaruh langsung terhadap kinerja guru dalam kegiatan pembelajaran
(Y2) sebesar 41%. Kemampuan pengawas memahami mata PAI (X) berpengaruh
langsung terhadap kinerja guru dalam evaluasi pembelajaran (Y) sebesar 53%.
Kemampuan pengawas memahami proses pembelajaran PAI (X3) berpengaruh
langsung terhadap kinerja guru dalam evaluasi pembelajaran (Y) sebesar 37%.
Kemampuan pengawas membimbing (X33) berpengaruh langsung terhadap kinerja
guru dalam evaluasi pembelajaran (Y) sebesar 42%. Kemampuan pengawas
memahami mata pelajaran PAI (X13), proses pembelajaran (X) dan kemampuan
membimbing (X32) berpengaruh langsung terhadap kinerja guru dalam menyusun
program pembelajaran (Y) sebesar 59%. Kemampuan pengawas memahami
mata pelajaran PAI (X11), proses pembelajaran (X) dan kemampuan membimbing
(X32) berpengaruh langsung terhadap kinerja guru dalam kegiatan pembelajaran
(Y2) sebesar 56%. Kemampuan pengawas memahami mata pelajaran PAI (X),
proses pembelajaran (X2) dan kemampuan membimbing (X) berpengaruh
langsung terhadap kinerja guru dalam evaluasi pembelajaran pada sebesar 63%.