Institusion
Universitas Maritim Raja Ali Haji
Author
Pardomuan, Situmorang
Adji, Suradji Muhammad
Nazaki, Nazaki
Subject
324.2 Political Parties/Partai Politik, Parpol
Datestamp
2022-05-13 06:38:55
Abstract :
Pemilihan umum merupakan momentum yang paling tepat bagi partai politik
untuk merealisasikan cita-cita politiknya untuk merebut ataupun mempertahanan
jabatan poltiknya. Partai politik dan kandidat harus menyusun langkah taktik
sebagai strategi untuk memperoleh kemenangan dalam Pemilihan umum.
Peneltian ini mengkaji strategi politik pemenangan partai NasDem Tanjungpinang
pada Pemilu legislatif tahun 2019 yang berhasil sebagai satu-satunya partai politik
yang kenaikan kursinya paling signifikan sebanyak 4 kursi setelah sebelumnya
pada Pemilu legislatif tahun 2014 tidak memperoleh kursi di kursi parlemen
DPRD Kota Tanjungpinang. Metode penelitian ini yaitu deskriptif dengan
menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan
dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang sudah di dapat
dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah meliputi pengumpulan data,
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang di
peroleh dari penelitian ini berdasarkan jenis strateginya, partai NasDem
Tanjungpinang dalam pemenangan Pemilu legislatif tahun 2019 menggunakan
srategi ofensif untuk meyerang lawan politik degan mempeluas dan menembus
pasar (masyarakat pengguna hak pilih) dengan mengunakan metode strategi
segmentasi politik, targeting politik, positioning politik dan marketing politik
caleg terpilih. Bagi partai politik strategi ofensif masih sangat relevan untuk bila
dilakukan untuk memperoleh kemenangan ataupun mempertahankan kedudukan
di jabatan politik dalam pelaksanaan Pemlihan umum. Hal tersebut di kerenakan
strategi ofensif mengarahkan partai politik untuk memperluas pasar (masyarakat
pengguna hak pilih) yang di pertimbangkan akan menyumbang suara bagi partai
politik, hanya dengan suara yang banyak partai politik akan memeperoleh dan
mempertahankan jabatan politik dalam Pemilihan umum.